Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Kedatangan Bangsa Portugis dan Spanyol di Indonesia

 

Kedatangan Bangsa Portugis dan Spanyol di Indonesia

Kedatangan Bangsa Portugis dan Spanyol di Indonesia

A. Latar Belakang

Pada awal abad ke-16 pusat perdagangan Eropa-Asia di Konstantinopel Turki dikuasai oleh Muhammad Al Fatih yang merupakan pemimpin Turki Utsmani. Hal ini menyebabkan tertutupnya pusat perdagangan Asia dan Eropa. Penutupan ini menjadi salah satu faktor utama yang mendorong bangsa Eropa untuk mencari rempah-rempaj di dunia timur dengan melakukan penjelajahan samudera. Rempah-rempah yang dibutuhkan oleh orang Eropa diantaranya adalah lada, cengkih dan pala. Rempah-rempah tersebut digunakan untuk mengawetkan daging pada musim dingin. Selain itu, rempah-rempah tersebut juga digunakan untuk obat-obatan, bumbu masakan dan menghangatkan tubuh. 

Selain tertutupnya kota Konstantinopel, faktor pendorong penjelajahan samudera yang dilakukan oleh bangsa Eropa adalah untuk mewujudkan semboyan 3G (Gold, Glory dan Gospel). Gold berarti semangat mencari kekayaan, Glory berarti semangat mencari kejayaan dan Gospel berarti menyebarkan agama. 

Kala itu, harga rempah-rempah sangat tinggi sehingga bangsa Eropa melakukan penjelajahan samudera untuk mencari rempah-rempah di dunia timur. Pusat rempah-rempah nusantara berada di Maluku. Maluku memilikitiga daerah yang disebut sebagai the three golden from the east, yaitu Ternate, Banda dan Ambon. Daerah ini menghasilkan cengkih dan pala dengan kualitas yang sanagt baik. Cengkih merupakan tanaman asli dari Kepulauan Maluku, khususnya Ternate dan Tidore.

Kedatangan bangsa Eropa, awalnya hanya akan mewujudkan semboyan 3G namun selanjutnya mereka melakukan kolonialisme dan imperialisme. Kolonialisme merupakan paham penguasaan oleh suatu negara atas suatu daerah atau bangsa untuk memperluas negara itu. Imperialisme berarti sistem politik yang bertujuan untuk mendapatkan keuntungan dan kekuasaan yang lebih besar.Penjelajahan samudera bangsa Eropa dilakukan karena mereka menguasai perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang sangat pesat. Teknologi yang dikuasai diantaranya teknik perkapalan, bubuk, mesiu dan penemuan kompas di bidang navigasi.

B. Kedatangan Bangsa Portugis di Indonesia

Portugis merupakan salah satu negara pelopor penjelajahan samudera. Konflik antara Portugis dan Spanyol menyebabkan Alexander VI mengeluarkan perjanjian Tordesillas pada tanggal 7 Juni 1494 yang berisi pembagian arah pelayaran antara Portugis dan Spanyol agar kedua negara tersebut tidak berkonflik kembali. Isi perjanjian tersebut adalah Portugis mengirim misi pelayaran dunia ke arah timur sedangkan Spanyol ke arah barat.

Tokoh penjelajahan samudra dari Spanyol diantaranya adalah:

Kedatangan Bangsa Portugis dan Spanyol di Indonesia

1. Bartholomeus Diaz

Bartholomeus Diaz melakukan penjelajahan samudera dari Portugal menuju Pantai Barat Afrika menggunakan dua kapal layar dan satu kapal kargo. Tahun 1488 Bartholomeus Diaz mendarat di Tanjung Harapan Afrika karena ada ombak besar. Selanjutnya, ia kembali ke Portugal.

2. Vasco da Gama

Vasco da Gama melakukan penjelajahan samudera mulai dari Pelabuhan Lisbon dengan empat kapal bernama Sao Gabriel, Sao Rafael, Berrio dan sebuah kapal pendukung pelayaran. Ia mengikuti jalur pelayaran Bartholomeus Diaz dan singgah di Tanjung Harapan. Selanjutnya ia berlayar megarungi Samudera Hindia. Tahun1498, Vasco da Gama tiba di Calicut dan Goa di Pantai Barat India. Di sini ia mendapatkan informasi dari pedagang Gujarat dan Arab mengenai kekayaan di Malaka. Namun, Vasco da Gama meninggal di tahun 1524 karena penyakit malaria sebelum sampai di Indonesia.

3. Alfonso de Albuquerque

Alfonoso de Al Albuquerque melanjutkan pernjelajahan samudera mulai dari Portugal menuju Tanjung Harapan dan tiba di Calicut India. Di Calicut pasukan Alfonoso de Al Albuquerque terlibat pertempuran dengan pasukan Zamorin dari Calicut India. Tahun 1510, Goa berhasil ditaklukkan dan selajutnya Pantai Barat India menjadi pangkalan tetap Potugis. Selanjutnya Alfonoso de Al Albuquerque melakukan pelayaran menuju Malaka. 

Tahun 1511 Alfonoso de Al Albuquerque dan pasukannya tiba di Malaka dan disambut baik oleh penguasa Malaka. Namun, seiring berjalannya waktu Alfonoso de Al Albuquerque terlihat ingi menguasai Malaka sehingga menimbulkan perlawanan yang dilakukan oleh Sultan Malaka yang bernama Sultan Mahmud Syah. Perlawanan tersebut mengalami kegagalan sehingga Portugis berhasil menguasai Malaka.

Dari Malaka, Alfonoso de Al Albuquerque mengirimkan armada laut di bawah pimpinan Antonio de Abreau dan Fransisco Serrao untuk pergi ke Maluku dan akhirnya mendarat pada tahun 1512. Kedatangan Portugis juga disambut baik oleh Raja Ternate, namun lama kelamaan Portugis berniat menguasai daerah penghasil rempah-rempah di Maluku seperti Ternate, Tidore dan Ambon. Setelah berhasil menguasai Malaka dan Maluku, Portugis melebarkan sayap kekuasaan di Pulau Sumatera. Namun, ini tidak berhasil karena terhalang Kerajaan Aceh dan mendapatkan perlawanan.

Perlawanan dari rakyat Indonesia terhadap Portugis diantaranya:

a. Serangan Demak di bawah pimpinan Fatahillah tahun 1522

b. Serangan rakyat Ternate di bawah pimpinan Sultan Baabulah.


C. Kedatangan Bangsa Spanyol Di Indonesia

Tokoh-tokoh penjelajahan samudera dari Spanyol diantaranya Christopher Columbus, Ferdinand Magelhaens (Magellan) dan Sebastian del Cano.

Kedatangan Bangsa Portugis dan Spanyol di Indonesia

1. Christopher Columbus
Tanggal 3 Agustus 1492 Columbus melakukan penjelajahan samudera dari Spanyol menggunakan tiga kapal yaitu Nina, Pinta dan Santa Maria. Tahun 1492 Columbus sampai di Pulau Guanahani Kepulauan Bahama. Penemuan ini diklaim milik Portugis sehingga menimbulkan konflik antara Spanyol dan Potugis. Hal ini menjadikan Paus Alexander VI mengeluarkan Perjanjian Tordesillas pada tanggal 7 Juni 1494. Isi perjanjian tersebut adalah pembagian arah pelayaran bangsa Portugis ke arah timur sedangkan bangsa Spanyol ke arah Barat.

2. Ferdinand Magelhaens (Magellan)
Ferdinand Magellan melakukan penjelajahan samudera bersama Sebastian del Cano menggunakan kapal Trinidad, Victoria, Santiago, San Antonio dan Concepcion dengan jalur yang sama dengan yang dilalui Columbus. Penjelajahan dimulai dari Spanyol menuju Samudera Pasifik. Tahun 1521 Magellan sampai di Kepulauan Massava Filiphina. Di sini Magellan dibunuh oleh Datuk Lapu lapu yang merupakan pimpinan Suku Mactan karena tidak mau tunduk pada perintah Magellan. Pelayaran selanjunya dilakukan oleh Sebastian del Cano.

3. Sebastian del Cano
Tahun 1521 Sebastian del Cano tiba di Maluku dan membeli banyak rempah-rempah yang dibawa dengan kapal Victoria. Berita ini menjadi perbincangan di Spanyol yang selanjutnya banyak kapal-kapal dari Spanyol berdatangan ke Maluku. Pada masa itu di Maluku terdapat dua kerajaan besar, yaitu Kerajaan Ternate dan Kerajaan Tidore. Kerajaan Tidore menerima dengan baik kedatangan Spanyol sedangkan Kerajaan Ternate sudah lebih dulu bekerja sama dengan Portugis.  Untuk menghindari persaingan, maka disepakatilah Perjanjian Saragosa pada tahun 1529. Perjanjian ini merupakan pembaruan dari Perjanjian Tordesillas yang secara garis besar berisi Spanyol harus meninggalkan Maluku dan kembali ke Filiphina sedangkan Potugis tetap berada di Maluku.
Selain tiga tokoh tersebut, terdapat tokoh lain bernama Fransiskus Xaverius yang menyebarkan agama Katolik di Ambon, Ternate dan Morotai.


D. Latihan Soal

Jawablah pertanyaan berikut dengan jawaban yang benar

1.      Tuliskan 3 nama penjelajah bangsa Portugis

a.      …

b.      …

c.       …

2.      Pusat perdagangan  dunia di sekitar Samudera Hindia pada abad ke-16 adalah ….

3.      Armada kapal Alfonso de Albequerque yang diperintahkan untuk pergi ke Maluku tiba pada tahun ….

4.      Kekuasaan di Turki yang pada abad ke-16 dikuasai oleh Kesultanan Utsmaniyah, sehingga menyebabkan perdagangan Asia Eropa terhenti adalah ….

5.      Semboyan 3G yang mendorong bangsa Eropa melakukan penjelajahan samudera dan tiba di Nusantara adalah ….

6.      Salah satu semangat 3G adala Gospel yang artinya….

7.      Salah satu semangat 3G adala Gold yang artinya….

8.      Salah satu semangat 3G adala Glory yang artinya….

9.      Pusat penghasil rempah-rempah di Nusantara pada abad ke-16 adalah …

10.  Tiga daerah di Maluku yang dijuluki the three golden from the east adalah ….

11.  Tanaman asli kepulauan Maluku adalah ….

12.  Perjanjian yang membagi arah pelayaran bangsa Portugis dan Spanyol adalah ….

13.  Alfonso de Albequerque mengirim armada kapalnya ke Maluku. Tokoh tersebut berasal dari …

14.  Sebelum sampai di Kepulauan Maluku, Sebastian del Cano tiba di Kepulauan Massava yang sekarang terletak di negara ….

15.  Tokoh yang tiba di Maluku atas perintah Alfonso de Albequerque adalah ….


Posting Komentar untuk "Kedatangan Bangsa Portugis dan Spanyol di Indonesia"